DPT Ditetapkan, Jumlah Pemilih Ada 1.062.868 Orang

Sebanyak 1.062.868 orang ditetapkan sebagai pemilih pada Pilkada 9 Desember mendatang. Rinciannya, sebanyak 527.885 laki-laki dan 534.983 perempuan. Hal itu terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) yang digelar KPU Grobogan, Jumat (2/10).
Jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPT itu turun dibandingkan jumlah dalam DPS sebulan sebelumnya. Pada DPS yang ditetapkan (2/9) lalu, jumlah pemilihnya ada 1.064.421 orang.
Acara rapat pleno yang juga diikuti ketua PPK dan tim kampanye pasangan calon itu dipimpin langsung Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif. Hadir dalam rapat pleno tersebut, anggota Panwaslu Grobogan dan Kasat Intelkam Polres Grobogan AKP Sutamto.
“Jumlah pemilih DPT tadi angkanya berubah dibandingkan dalam DPS. Hal itu terjadi karena data dari DPS masih ada banyak pemilih yang tidak memenuhi syarat sehingga harus dicoret dan tidak masuk dalam DPT,” ungkap Afrosin.
Dijelaskan, berdasarkan data rekapitulasi DPT, ada 10.414 pemilih dalam DPS yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga dikeluarkan dari daftar pemilih. Mereka yang masuk kategori TMS ini diantaranya adalah orang gila (orgil) sebanyak empat orang dan pemilih meninggal ada 1.145 orang.
Kemudian, sebanyak 25 orang juga masuk kriteria TMS lantaran kurang umur. Kemudian, 18 orang dicoret karena merupakan anggota TNI/Polri, 2.962 orang pemilih ganda, dan 6.071 pemilih sudah pindah tempat.
“Disamping mencoret mereka yang TMS, ada pula penambahan pemilih yang dinyatakan memenuhi syarat. Mereka ini masuk dalam kelompok pemilih baru yang jumlahnya sebanyak 8.861 orang,” jelasnya.
Selain perubahan jumlah, dalam rapat pleno tersebut, jumlah TPS juga berkurang dari rencana semula. Dimana, saat pleno penetapan DPS, jumlah TPS direncanakan ada 2.343 titik. Namun dalam rapat pleno sore tadi, jumlah TPS berubah jadi 2.338. (DAS)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *