KPU Grobogan Tetapkan Daftar Pemilih Sementara

KPU Grobogan, Rabu (2/9) menggelar rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Rapat Pleno terbuka yang dilangsungkan di aula KPU Grobogan dipimpin langsung Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif.

Dalam Rapat pleno tersebut dihadiri PPK, tim kampanye pasangan calon dan Ketua Panwaslu Grobogan Agus Purnama peserta Pilkada, selain itu hadir dalam rapat pleno tersebut Kepala Badan Kesbanglinmas Grobogan Yudi Sudarmunanto dan Kepala Dispendukcapil Grobogan yang diwakili oleh Yunus Suryawan.

“DPS sudah ditetapkan, jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPS mencapai 1.064.421 orang yang terdiri dari 528.625 pemilih laki-laki dan 535.796 pemilih perempuan”. Kata Afrosin.

“DPS ini, akan diperbaiki kembali setelah diumumkan dan ada tanggapan dari masyarakat mulai  10 hingga 19 September 2015. Sementara perbaikan DPS akan dilakukan pada 20 hingga 25 September 2015”. Imbuh Afrosin

Komisioner Divisi pemutakhiran Pemilih, Saikur Rokhman menambahkan, angka yang tertera di DPS ini merupakan hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) yang telah dilakukan oleh 2343 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di 19 kecamatan, pada 15 Juli hingga 19 Agustus 2015.

”Hasil coklit inilah yang kemudian digunakan sebagai Daftar Pemilih Sementara. Jumlah itu sedikit berkurang dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres Tahun 2014 yang jumlahnya 1.102.577 pemilih”. jelas Saikur.

Daftar Pemilih Sementara ini selanjutnya akan diumumkan di masing-masing Desa/Kelurahan. Bila pengumuman itu telah disampaikan, masyarakat Kabupaten Grobogan diminta untuk aktif melihat apakah datanya sudah masuk dan sesuai. Apabila datanya belum masuk dalam DPS, masyarakat sebaiknya segera menghubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa/Kelurahan masing-masing

”Demikian juga kalau datanya sudah masuk tetapi ada identitas yang belum sesuai, sebelum penetapan DPT, sebaiknya segera hubungi PPS dengan membawa data pendukung”. tambahnya.

Dari kegiatan pemutakhiran yang dilakukan petugas, ada 84.815 pemilih dalam DP4 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sehingga dikeluarkan dari daftar pemilih. Mereka yang masuk kategori TMS ini diantaranya adalah orang gila (orgil). Totalnya, ada 206 orang yang tersebar di 17 kecamatan.

Selain orgil, sebanyak 35.482 orang juga masuk kriteria TMS lantaran sudah meninggal. Kemudian, 207 orang dicoret karena kurang umur, 716 orang merupakan anggota TNI/Polri, 5.553 orang pemilih ganda, dan 32.688 pemilih sudah pindah tempat. Disamping mencoret mereka yang TMS, ada pula penambahan pemilih baru sebanyak 62.971 orang.

“Yang jelas masih ada beberapa tahapan lagi sampai akhirnya DPS ini akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 1 – 2 Oktober 2015 mendatang” pungkasnya. (DAS)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *