KPU Grobogan Gelar Rakor Dengan PPK

KPU Grobogan, Selasa (8/9) menggelar rapat koordinasi bersama PPK. Adapun agenda rakor itu membahas beberapa berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang. Antara lain masalah pembentukan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Untuk pelaksanaan Pilkada, dibutuhkan sebanyak 21.087 orang sebagai petugas KPPS. Untuk rekrutmen KPPS nantinya menjadi kewenangan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat Desa/Kelurahan. Adapun jadwal rekrutmen KPPS mulai 9 September hingga 9 November mendatang.

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif menjelaskan, jumlah TPS yang disediakan dalam Pilkada nanti ada 2.343 titik. Dimana, tiap TPS butuh 9 (sembilan) petugas. Rinciannya, 7 (tujuh) orang KPPS dan 2 (dua) orang petugas Ketertiban TPS.

“Kebutuhan petugas KPPS ini totalnya 21.087 orang. Jumlah ini sesuai dengan banyaknya TPS yang kita siapkan dalam pilkada nanti,” ungkap Afrosin dalam rakor yang dilangsungkan di Aula Kantor KPU Grobogan.

Selain masalah KPPS, agenda lain yang dibahas adalah masalah pemutakhiran Data Pemilih Sementara. Dalam kesempatan itu, semua PPS diminta untuk menempelkan daftar pemilih sementara (DPS) yang sudah ditetapkan pada tanggal 2 September lalu di papan pengumuman desa dan tempat strategis yang mudah dijangkau. Hal itu perlu dilakukan agar data DPS itu bisa diketahui masyarakat luas.

Disamping itu, masalah distribusi alat peraga sosialisasi (APS) dan pemasangan alat peraga kampanye (APK) juga menjadi pembahasan dalam rakor. Semua PPK diminta untuk segera mendistribusikan APS dan memantau APK yang sudah dipasang di sejumlah titik agar tidak rusak atau hilang. (DAS)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *