KPU Grobogan Gelar Focus Group Discussion

KPU Grobogan, Jumat (28/8) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Rumah Makan Sukarasa, Kecamatan Toroh. Dalam FGD ini, pihak KPU Grobogan juga mengundang pimpinan parpol, LSM dan Ormas. Hadir pula peneliti dan Dosen Fisip Undip M Yulianto.

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif menyatakan, kegiatan itu digelar dalam rangka meminta masukan dari berbagai dengan tujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Hal itu dilakukan karena dari survei yang dilakukan tim KPU Grobogan, sampai pertengah Juni lalu, sebanyak 68,7 persen warga belum mengetahui soal pelaksanaan Pilkada Grobogan. Meski saat ini, jumlah warga yang mengetahui Pilkada sudah meningkat namun kondisi itu perlu mendapat perhatian serius.

Afrosin menjelaskan, pada Pilkada tahun 2006, angka partisipasinya bisa sampai 70 persen. Kemudian, dalam Pilkada Grobogan tahun 2011 lalu, tingkat partisipasi pemilih turun jadi 67,6 persen.

Pada pemilihan Gubernur Jateng juga terjadi angka penurunan partisipasi pemilih. Yakni, dari 50,74 persen pada Pilgub 2008 menjadi 45,73 persen pada Pilgub tahun 2013. Untuk pemilu legislatif dan Pilpres angka partisipasi pemilih trennya juga menurun.

Terkait dengan kondisi itu, menurut Afrosin, bakal jadi pekerjaan besar bagi KPU Grobogan untuk menggencarkan sosialisasi pilkada ke berbagai lapisan masyarakat. Dia berharap sisa waktu beberapa bulan akan dimaksimalkan untuk meningkatkan acara sosialisasi. Diharapkan dengan makin luasnya jangkauan sosialisasi akan berdampak dengan meningkatnya partisipasi pemilih pada Pilkada nanti.

“Data yang kita miliki menunjukkan tingkat partisipasi pemilih selalu mengalami penurunan. Untuk itu melalui diskusi ini kami ingin mendapat masukan dari berbagai pihak supaya angka partisipasi pemilih ini bisa kita naikkan,” imbuhnya (DAS)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *